Quality Control

Kupas Tuntas Soal Quality Control, Dari Pengertian Hingga Manfaatnya

Dalam sebuah perusahaan, untuk menghasilkan produk yang kualitasnya terjaga diperlukan proses pengecekan dan pengujian yang teliti, dan yang bertugas melakukan ini bernama Quality Control. Posisi ini berperan sebagai pengendali mutu dalam sektor industri mulai dari suatu manufaktur hingga produksi tangan sampai ke hasil produksinya.

Selain itu, definisi Quality Control juga bisa merupakan proses pengecekan dan pengujian yang dilakukan untuk mengukur sekaligus memastikan bahwa kualitas produk yang dihasilkan sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Jadi, Quality Control memiliki wewenang dan hak untuk menerima atau untuk menolak suatu produk yang akan dijual ke konsumen. Jika divisi ini menemukan produk yang cacat dan tidak layak, maka produk itu akan dikembalikan ke bagian produksi.

Quality Control termasuk penting dalam berbagai sektor industri, karena dapat mempengaruhi arah bisnis dalam membantu tercapainya tujuan perusahaan dan berperan penting dalam meningkatkan serta mengendalikan mutu sebuah produk sebelum dirilis. Untuk penjelasan lebih lanjut bisa simak di bawah ini, ya!

Pengertian Quality Control Menurut Ahli

Jika di atas telah dijelaskan definisi Quality Control secara garis besar, berikut ini ada pendapat dari ahli mengenai Quality Control. Menurut Feightboum, Quality Control merupakan sistem yang sangat efektif untuk bisa mengintegrasikan beberapa kegiatan dalam pemeliharaan dan pengembangan mutu di organisasi sehingga bisa diperoleh produksi dan service di tingkat yang paling ekonomis serta memuaskan konsumen.

Kemudian, Dr. Kaoru Ishikawa, menjelaskan tentang Quality Control sebagai suatu bentuk kegiatan untuk melakukan penelitian, pengembangan, merancang, serta memenuhi kepuasan konsumen. Menurutnya, pelaksanaan pelayanan yang baik adalah yang melibatkan seluruh elemen perusahaan dalam seluruh kegiatan di perusahaan.

Sedangkan menurut Ishita Nobuyuki, pengertian dari Quality Control adalah segala kegiatan yang dilakukan untuk memelihara serta memperbaiki produk dan jasa atau servis yang ditawarkan kepada suatu perusahaan. Jadi, tidak hanya menjadi tanggung jawab bagian tim ini saja tapi juga semua karyawan atau pihak.

Baca Juga  Rekrutmen BUMN Lulusan SLTA, D3 dan S1, PT KAI Indonesia September 2021

Unsur Quality Control

Mengacu pada definisi Quality Control sebagai pengendali mutu, untuk mendukung proses produksi berjalan dengan lancar, Quality Control memiliki tiga unsur penting, yaitu kontrol dan manajemen kerja, proses yang telah terdefinisi dan terkelola dengan baik, identifikasi catatan, dan kriteria integritas dari kinerja.

Lalu ada kompetensi yang terdiri dari ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi kerja yang baik agar terkawalnya kualitas produk. Dan terakhir adalah elemen lunak atau kedekatan yang mencakup integritas, motivasi, kepercayaan satu sama lain, budaya organisasi yang digunakan, semangat dari keseluruhan tim, dan hubungan atau relasi yang berkualitas dalam kepegawaian.

Tugas/Tanggung Jawab/Cara Kerja

  • Melakukan dokumentasi pada inspeksi dan juga tes pada suatu produk perusahaan
  • Melakukan analisis, pemantauan, meneliti dan juga menguji perkembangan yang terjadi dari seluruh produk yang telah diproduksi
  • Menyelaraskan visi dan misi perusahaan agar menjaga kualitas produk atau layanan ditawarkan, dengan memiliki pandangan yang sama maka kualitas produk bisa terjaga sesuai standar dan persentase produk yang gagal diharapkan bisa terus berkurang
  • Memberikan rekomendasi kepada suatu perusahaan untuk melakukan pengolahan ulang setiap produk yang memiliki kualitas rendah
  • Monitoring proses pembuatan produk dan melakukan verifikasi kualitas produk agar sesuai dengan kebutuhan pengguna, dalam tahap ini Quality Control akan bekerjasama dengan Quality Assurance
  • Memantau perkembangan seluruh produk yang diproduksi
  • Dapat memastikan tiap barang yang telah diproduksi sudah memiliki kualitas yang memenuhi standar yang ditetapkan di perusahaan karena hal ini dapat mempengaruhi produktivitas, efektivitas, dan persiapan produk yang diberikan, standar perusahaan harus memenuhi mutu ISO seperti 9001, ISO 9002
  • Melakukan penjagaan terhadap inspeksi checklist dari proses dan protokol yang digunakan di dalam perusahaan
  • Bertanggung jawab pada identifikasi masalah dan isu mengenai kualitas produk yang dihasilkan dan membuat rekomendasi pada otoritas yang lebih tinggi
  • Menganalisis sekaligus mendokumentasikan produk yang bisa digunakan kembali sebagai referensi untuk masa mendatang
Baca Juga  10 Situs Freelance Terbaik Saat Ini

Adapun lingkup kontrol yang dilakukan oleh posisi ini termasuk inspeksi produk di mana produk-produk diperiksa secara visual dan pemeriksaan biasanya menggunakan mikroskop stereo agar mendapatkan detail halus pada produk sebelum dijual ke pasar. Selanjutnya, orang yang memiliki tugas mengawasi akan diserahkan daftar dan deskripsi kecacatan yang ada pada produk sehingga produk tidak dapat diterima atau dirilis, seperti cacat permukaannya.

Kemudian, untuk memilih produk yang akan diuji akan dilakukan secara acak dengan menggunakan teknik sampling, dan setelah menguji produk yang cacat akan dilaporkan ke manajemen pembuat keputusan, apakah produk tersebut dapat dirilis atau harus ditolak, ini dilakukan agar kualitasnya terjamin dan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan serta menstabilkan produksi, serta menghindari adanya isu yang mengarah pada kecacatan di tempat pertama, yaitu pabrik.

Fungsi dari Quality Control

Fungsi yang dimiliki oleh Quality Control:

  • Melakukan pemantauan dan pengecekan pada proses produksi sampai produk siap diturunkan ke pasar
  • Melakukan audit dan meluluskan produk jadi atau finish goods
  • Melakukan pengambilan sampel per tanggal
  • Memastikan bahwa tiap produk atau jasa yang telah dirancang untuk masuk ke pasar sudah memenuhi syarat dan standar yang sesuai dengan proses bisnis organisasi atau perusahaan
  • Membuat laporan yang berupa catatan harian tentang beberapa hal dalam proses verifikasi beberapa fitur aplikasi
  • Membantu tugas yang diberikan Supervisor Quality Control agar proses deployment aplikasi bisa terlaksana dengan cepat dan memberi tahu supervisor apabila ada ketidaksesuaian proses
Baca Juga  Memahami Makna Quality Assurance Serta Posisi Pentingnya dalam Perusahaan

Tujuan Quality Control

Dilihat dari definisi Quality Control, dapat disimpulkan bahwa tujuan Quality Control adalah untuk menguji proses pada produk yang sudah selesai dikembangkan, jadi sebelum produk tersebut dijual di pasaran, Quality Control harus melakukan pengecekan ulang terlebih dahulu agar tidak ada barang yang rusak atau tidak sesuai dengan permintaan konsumen.

Selain itu tujuan Quality Control lainya adalah memberikan kualitas produk dan aktivitas kerja, mengontrol biaya (cost), ketepatan dalam penyampaian (delivery), menjamin keselamatan (safety), memenuhi keinginan customer pada sebuah produk dan servis, menghasilkan kualitas produk yang baik dan ramah lingkungan.

Manfaat Quality Control

Manfaat dari adanya Quality Control adalah bisa menjaga konsistensi produksi seperti proses produksi dan kualitas yang ditawarkan, meningkatkan efisiensi baik dari segi proses produksi maupun waktu karena jika tidak ada Quality Control kemungkinan besar bisa terdapat kesalahan atau cacat dalam produk, menjaga kepuasan pelanggan karena hal ini dapat mempengaruhi loyalitas para customer, dan terakhir adanya Quality Control dapat memungkinkan bisnis bisa berkembang.

Itu dia penjelasan seputar Quality Control, mulai dari definisi Quality Control, cara kerja, fungsi, tujuan, dan manfaatnya. Hal tentang quality control ini penting untuk dipahami di mana posisi ini merupakan aspek terpenting dalam produksi agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang bagus. Semoga penjelasannya bisa bermanfaat!   

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *